Jenis Informasi dan Media Penyampaian
Setelah memahami definisi dan manfaat berita pada topik sebelumnya, sekarang kita akan mempelajari bagaimana berita diproduksi dan disampaikan kepada masyarakat luas. Kita akan mengeksplorasi berbagai sumber informasi lisan, membandingkan dua media elektronik utama, serta mengidentifikasi beragam jenis informasi berdasarkan topiknya.
1. Mengenal Berbagai Sumber Informasi Lisan
Kita perlu mengenali dari mana saja kita bisa mendapatkan informasi yang disampaikan secara lisan. Berdasarkan aktivitas pembelajaran yang ada, sumber-sumber informasi lisan tersebut meliputi:
- Media Elektronik Auditori dan Visual. Kita dapat menyimak informasi lisan melalui siaran berita di televisi maupun radio.
- Pembacaan Teks Berita. Informasi lisan juga bisa kita dapatkan ketika mendengarkan teman atau orang lain membacakan teks berita secara langsung untuk kita simak dengan baik.
- Wawancara Lapangan. Informasi lisan diperoleh secara langsung dari narasumber atau orang-orang yang berhubungan dengan suatu peristiwa di tempat kejadian melalui teknik wawancara.
2. Perbandingan Media: Televisi vs. Radio
A D A sejumlah perbedaan cara penyampaian informasi pada media elektronik. Ketika membandingkan kelebihan informasi yang disampaikan melalui televisi dibandingkan dengan radio, kita dapat menemukan poin-poin penting berikut berdasarkan aktivitas di dalam sumber:
- Aspek Auditori dan Visual. Radio menyajikan informasi yang hanya bisa kita dengar (auditori). Sementara itu, televisi memiliki kelebihan karena menyajikan informasi yang dapat kita dengar sekaligus kita lihat (visual).
- Kesesuaian Gambar dan Ilustrasi. Dalam penyampaian berita televisi, informasi lisan didukung oleh gambar, video, atau ilustrasi yang sesuai dengan isi berita. Hal ini membuat visualisasi peristiwa menjadi lebih jelas, konkret, dan mudah dipahami oleh penonton dibandingkan radio yang hanya mengandalkan suara penyiar.
3. Keragaman Jenis Informasi Berdasarkan Topiknya
Berita yang berhamburan setiap hari memiliki topik yang sangat beragam. Berdasarkan isi dan ranah peristiwanya, informasi tersebut dikelompokkan ke dalam beberapa jenis:
Peristiwa Alam (A)
Berita yang menyajikan informasi mengenai fenomena atau bencana yang terjadi di alam. Contoh: Berita tentang gempa susulan yang terjadi di Dompu, Nusa Tenggara Barat, peristiwa banjir yang melanda wilayah Jakarta akibat curah hujan tinggi, atau peristiwa letusan gunung berapi.
Peristiwa Sosial (S)
Berita yang mengulas interaksi, dinamika, aktivitas, atau permasalahan antarmanusia di dalam masyarakat. Contoh: Berita mengenai kunjungan menteri untuk meninjau demonstrasi para buruh di depan pabrik, kepadatan antrean truk pengangkut barang nonsembako di pelabuhan penyeberangan menjelang hari raya Lebaran, atau kejadian kebakaran yang menghanguskan rumah warga di kawasan perkampungan.
Peristiwa Politik (P)
Berita yang berkaitan dengan kebijakan pemerintah, hubungan antarnegara, organisasi negara, atau proses birokrasi. Contoh: Berita tentang menteri luar negeri yang mengadakan seminar untuk membahas konflik internasional, atau berita mengenai penyelenggaraan pemilihan presiden dan wakil presiden.
Informasi Bidang Pendidikan
Berita yang secara khusus mengulas dunia sekolah, pembelajaran, prestasi akademik maupun nonakademik, serta kebijakan sekolah. Contoh: Berita penyelenggaraan lomba menulis cerpen antarpelajar yang diadakan oleh dinas kabupaten, pelaksanaan seminar bahaya narkoba yang diselenggarakan di sekolah-sekolah, atau laporan mengenai kasus pencurian peralatan praktikum di suatu sekolah.
- Mengenal berbagai sumber informasi lisan.
- Membandingkan kelebihan penyampaian informasi melalui media televisi dibandingkan dengan media radio.
- Mengidentifikasi keragaman jenis informasi berdasarkan topiknya, seperti peristiwa alam, sosial, politik, dan pendidikan.
